<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>lem kayu &#8211; Lem Kayu</title>
	<atom:link href="https://lemkayu.com/tag/lem-kayu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lemkayu.com</link>
	<description>Lem Kayu Super</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Oct 2018 09:42:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.1</generator>
	<item>
		<title>Cara Menguji Lem Kayu Paling Baik</title>
		<link>https://lemkayu.com/artikel/cara-menguji-lem-kayu-paling-baik/</link>
					<comments>https://lemkayu.com/artikel/cara-menguji-lem-kayu-paling-baik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Posting Artikel]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Nov 2016 04:12:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[lem kayu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://lemkayu.com/?p=565</guid>

					<description><![CDATA[Lem Kayu Paling Baik &#8211; Lem kayu merupakan salah satu lem yang cukup banyak digunakan oleh orang – orang. Sebutan lain lem kayu adalah lem putih. Memang lem kayu ini warnanya putih dan kental. Anda dapat menjumpai dan membeli lem kayu di toko alat-alat bangunan. Selain bisa di gunakan untuk merekatkan kayu, lem kayu juga &#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Lem Kayu Paling Baik &#8211; </strong>Lem kayu merupakan salah satu lem yang cukup banyak digunakan oleh orang – orang. Sebutan lain lem kayu adalah lem putih. Memang lem kayu ini warnanya putih dan kental. Anda dapat menjumpai dan membeli lem kayu di toko alat-alat bangunan. Selain bisa di gunakan untuk merekatkan kayu, lem kayu juga dapat digunakan untuk merekatkan kertas dan benda lainnya. Dalam penyebarannya, biasanya lem kayu ini dikemas dalam bentuk botol plastik atau sekarang sudah banyak yang menjual isi ulangnya yakni menggunakan kemasan dalam kantong plastik.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://lemkayu.com/wp-content/uploads/2016/11/29.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" wp-image-566 alignleft" src="http://lemkayu.com/wp-content/uploads/2016/11/29-300x242.jpg" alt="29" width="274" height="221" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Biasanya lem jenis ini kurang tahan pada air dan juga rentan terhadap tumbuhnya jamur. Sehingga lem kayu ini akan lebih cocok digunakan untuk lem interior saja. Penggunaannya seperti dalam industri mebel untuk pembuatan kursi, meja dan sebagainya, yang digunakan dalam ruangan. Industri tembok atau cat dan industri yang menggunakan kertas biasanya juga memanfaatkan lem kayu ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena berguna sebagai bahan perekat, pastinya <strong>Lem Kayu Paling Baik </strong>merupakan lem kayu paling kuat. Namun pengertian paling kuat atau baik di sini perlu dipahami lebih dari sekedar daya rekat lem nya saja. Utamanya, kita harus mengetahui apa yang menjadi beban utama pada produk yang akan direkatkan. Contohnya, lem kayu dengan daya rekat yang terkuat untuk lantai tentunya memiliki standar yang berbeda jika dibandingkan dengan lem kayu untuk keperluan konstruksi.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain beban, pengertian paling baik juga harus didasarkan pada berbagai ancaman yang lain. Misalnya faktor seperti ketahanan lem pada air, solvent, suhu panas sampai sinar UV. Hal-hal demikian, meskipun sifatnya umum, namun sebenarnya sangat spesifik dan harus diperhatikan untuk setiap keperluan perekatan. Sekali lagi, karena setiap kebutuhan perekatan membutuhkan karakter adhesive yang berbeda-beda.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun untuk membeli produk yang lebih aman dan juga mampu memenuhi berbagai kriteria tersebut, kita juga dapat membeli lem kayu dengan ketahanan yang lengkap dalam berbagai aspek. Memilih produk seperti ini tentunya tidak mudah. Selain karena banyaknya produk lem yang kurang berkualitas, informasi yang tersedia pun juga minim. Apalagi jika Anda masih baru di dunia pengolahan kayu ataupun lebih spesifiknya pengeleman.</p>
<p style="text-align: justify;">Perekatan meskipun terkesan sepele, sebenarnya merupakan bidang yang sangat rumit karena membutuhkan pengetahuan dari berbagai bidang ilmu. Perekatan yang baik kualitas tahan uji nya pada air sampai solvent jelas tidak bisa didapatkan dengan sembarang produk. Bahkan untuk menentukan apa sebuah produk tergolong sebagai lem kayu yang baik pun caranya tidak sesimpel yang kita kira. Pengujian lem harus dilakukan sehingga menghasilkan dukungan yang empiris. Cara untuk menguji kekuatan <strong>lem  kayu yang baik</strong> di bawah ini mungkin dapat membantu anda:</p>
<p style="text-align: justify;">Pertama, cross grain. Metode ini merupakan pengujian kekuatan lem tanpa harus mengaplikasikan konstruksi apapun. 2 batang kayu direkatkan dengan membentuk sudut siku, kemudian setelah kering diberikan tekanan sampai level tertentu.</p>
<p style="text-align: justify;">Kedua, searah serat.  Metode ini dilakukan dengan cara merekatkan potongan kayu membentuk sudut 15 sampai 20 derajat. Kemudian, dilakukan pengeleman di permukaan yang terpotong dan setelah kering di tekan untuk memisahkan keduanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketiga, perendaman. Metode peredaman ini khusus digunakan untuk lem outdoor seperti misalnya lem decking kayu. Caranya, yaitu dengan merendam kayu yang dilem di air sampai kehilangan daya adhesinya. Catatlah waktunya. Semakin lama waktu yang dibutuhkan sampai daya adhesi hilang, semakin pantas produk tersebut disebut dengan “lem kayu paling baik”. Itulah beberapa cara untuk menguji <strong>lem kayu paling baik.</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lemkayu.com/artikel/cara-menguji-lem-kayu-paling-baik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lem Kayu 2 Komponen</title>
		<link>https://lemkayu.com/artikel/lem-kayu-2-komponen/</link>
					<comments>https://lemkayu.com/artikel/lem-kayu-2-komponen/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Posting Artikel]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Nov 2016 03:43:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[lem kayu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://lemkayu.com/?p=560</guid>

					<description><![CDATA[Lem Kayu 2 Komponen &#8211; Ada beberapa jenis lem kayu yang biasa digunakan di industri kayu. Dari sekian banyak jenis lem untuk kayu yang ada di pasaran, kebanyakan industri kayu memakai sebagian saja seperti  Lem Busa,  Lem Putih, Lem Super dan Lem Epoxy. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas lem kayu 2 komponen saja atau lem &#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Lem Kayu 2 Komponen</strong> &#8211; Ada beberapa jenis lem kayu yang biasa digunakan di industri kayu. Dari sekian banyak jenis lem untuk kayu yang ada di pasaran, kebanyakan industri kayu memakai sebagian saja seperti  Lem Busa,  Lem Putih, Lem Super dan Lem Epoxy. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas lem kayu 2 komponen saja atau lem Epoxy. Walaupun hanya satu di antara banyak produk lem di pasaran, lem kayu epoxy cukup menarik untuk dipelajari. Apalagi jika Anda bekerja di industri woodworking. Semakin banyak pengetahuan yang  Anda peroleh tentang produk-produk adhesive, maka kualitas produk kayu Anda akan semakin berkembang juga.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://lemkayu.com/wp-content/uploads/2016/11/28.jpg"><img decoding="async" class="wp-image-561 alignleft" src="http://lemkayu.com/wp-content/uploads/2016/11/28-300x169.jpg" alt="28" width="292" height="164" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Tapi sebagai awalan sebelum mempelajari tentang lem kayu 2 komponen, sebaiknya kita mengenal terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan lem epoxy itu. Epoxy atau merupakan istilah yang dipakai untuk menunjuk bahan dasar dan hasil pemrosesan resin. Resin epoxy disebut dengan polyepoxides. Resin tersebut bisa direaksikan sendiri ataupun direaksikan dengan bahan-bahan yang lain seperti asam dan amino. Bahan lain yang dipakai ini selanjutnya memiliki fungsi sebagai hardener. Jadi pada umumnya jenis lem ini terbuat dari 2 komponen utama yakni Resin dan Hardener.  Untuk itulah lem ini juga disebut <strong>Lem Kayu 2 Komponen</strong>. Dalam hal pemanfaatannya, lem ini sudah banyak digunakan. Sampai saat ini, epoksi banyak dipakai untuk membuat produk-produk metal sampai adhesive kayu.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk adhesive kayu, epoksi kerap digunakan sebagai engineering adhesive ataupun lem struktural. Jenis lem ini sering dipakai tak hanya sebagai perekat saja, tapi juga sebagai pengisi gap. Lem ini mempunyai  tekstur yang  cukup keras dan tahan terhadap air, bahan kimia dan tahan terhadap temperatur yang tinggi. Dengan sifat-sifatnya tersebut lem ini sangatlah bagus untuk dijadikan sebagai lem di industri woodworking. Selain tahan panas dan tahan terhadap berbagai zat kimia. Lem ini dapat diatur dengan warna yang solid ataupun transparan dan anda juga bisa mengatur sendiri tingkat  kekeringan lem. Pengeringan sendiri dapat anda kerjakan pada suhu ruangan.</p>
<p style="text-align: justify;">Walaupun beberapa <strong>Lem Kayu 2 Komponen</strong> ini harus dikeringkan dengan menggunakan sinar ultraviolet. Namun kita harus berhati-hati ketika mencampur 2 komponennya agar bisa  menjadi adonan yang sempurna. Selain itu anda juga harus berhati-hati dalam memperkirakan seberapa banyak keperluan kita saat mencampur 2 komponen t karena komponen-komponen tersebut tercampur dengan sempurna, reaksi pengeringan pun akan segera di mulai.</p>
<p style="text-align: justify;">Pengeringan bisa mencapai 100 menit dan setelah itu lem akan mengeras  dan tidak bisa di pakai lagi. Kekurangan lain dari Lem Kayu 2 Komponen ini ialah memiliki bekas lem yang cukup terlihat dan memiliki sifat keras yang bisa menjadi bumerang, sebab bila permukaan kayu yang di sambung bergerak ataupun menyusut sedikit saja maka lem bisa pecah / retak. Jadi kurang cocok jika digunakan untuk mebel taman / furniture luar ruangan.  Dibandingkan dengan berbagai adhesive kayu lain, fungsi epoksi jauh lebih spesifik. Contohnya sebagai lem untuk laminasi, lem kayu 2 komponen atau epoxy tidak bisa  menghasilkan kualitas yang cukup bagus sebab berpotensi menciptakan film yang ada di antara ke 2 media. Jadi untuk hasil yang lebih maksimal mungkin anda bisa mencari lem yang tidak akan menimbulkan film di antara kedua media. Demikianlah sedikit ulasan tentang <strong>Lem Kayu 2 Komponen.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lemkayu.com/artikel/lem-kayu-2-komponen/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penggunaan Lem Kayu Untuk Dempul</title>
		<link>https://lemkayu.com/artikel/penggunaan-lem-kayu-untuk-dempul/</link>
					<comments>https://lemkayu.com/artikel/penggunaan-lem-kayu-untuk-dempul/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Posting Artikel]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Nov 2016 06:40:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[lem kayu]]></category>
		<category><![CDATA[Penggunaan Lem Kayu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://lemkayu.com/?p=541</guid>

					<description><![CDATA[Lem kayu untuk dempul &#8211; Kata Plamir ini berasal dari bahasa belanda yaitu adalah plamir yang  memiliki arti  dempul. Sementara itu fungsi  plamir ini  ialah  digunakan untuk menutupi keretakan serta juga dapat meratakan permukaan  pada tembok tak rata serta untuk bisa menghemat cat, dan untuk harganya sendiri juga sangatlah hemat selain itu  waktu dalam menyelesaikannya jug &#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Lem kayu untuk dempul </strong>&#8211; Kata Plamir ini berasal dari bahasa belanda yaitu adalah plamir yang  memiliki arti  dempul. Sementara itu fungsi  plamir ini  ialah  digunakan untuk menutupi keretakan serta juga dapat meratakan permukaan  pada tembok tak rata serta untuk bisa menghemat cat, dan untuk harganya sendiri juga sangatlah hemat selain itu  waktu dalam menyelesaikannya jug relatif cepat.  Plamir  atau dempul  ini digunakan pada saat sebelum  melakukan pengecatan.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://lemkayu.com/wp-content/uploads/2016/11/26.jpg"><img decoding="async" class=" wp-image-542 aligncenter" src="http://lemkayu.com/wp-content/uploads/2016/11/26-300x225.jpg" alt="26" width="337" height="253" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu penggunaan dari plamir atau dempul  tak dianjurkan digunakan menutupi  permukaan  pada dinding ataupun perabotan yang terbuat dari kayu namun  hanya cukup pada permukaan acian  retak atau berlubang. Dan kali ini admin memberikan ulasan mengenai lem kayu yang digunakan untuk melakukan penerapan dempul yang memiliki kualitas yang bagus. Untuk masalah interior maka anda membutuhakan berbagai bahan ketika ingin melakukan dempul, diantaranya adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Lem kayu menjadi komponen yang sangat penting dalam penerapan ini, karena akan dilakukan perekatan.</li>
<li>Anda membutuhkan semen putih untuk bahan dasar  dempul</li>
<li>Selanjutnya adalah kalsium  yang memiliki fungsi untuk menambah volume dari plamir serta juga bisa memudahkan anda untuk proses penghalusan, akan tetapi bila terlalu banyak malah dapat menyebabkan cat yang akan anda gunakan nanti  menjadi tidak kuat lagi.</li>
<li>Casting apabila anda  memerlukannya, ini digunakan untuk  mempercepat prosesnya pengeringan.</li>
<li>Pengaduk dan juga timba kecil</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Apabila semua bahan dan juga alat ini sudah siap maka anda tinggal mengaplikasikannya. Dalam melakukan kegiatan ini anda harus memperhatikan lem yang anda gunakan. Karena lem ini menjadi salah satu komponen yang sangat penting untuk anda gunakan. Karena dengan menggunakan lem yang berkualitas bagus ini juga akan dapat membuat hasilnya bagus. Dan berikut ini adalah langkah kerja yang harus anda perhatikan saat ingin melakukan dempul atau plamir:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Langkah pertama adalah anda harus mencairkan sekitar 1kg lem ke dalam air yang ada di timba.</li>
<li>Selanjutnya adalah campurlah semen putih,  dan juga kalsium yang ada di dalam timba untuk takarannya adalah  lem 1 kg, semen putih 1 kg, dan juga  kalsium 1 kg lalu aduklah dengan  merata.</li>
<li>Dan setelah itu jika anda mengaplikasikan plamir, maka sebaiknya gunakan dengan sedikit demi sedikit. Hindarilah  penggunaan secara langsung dengan mencampur bahan dengan jumlah yang banyak, karena dengan begitu plamir ini cepat menggumpal serta tak dapat dipakai.</li>
<li>Lalu oleskan plamir tersebut pada perabotan kayu yang sudah anda siapkan secara merata, tunggu sampai kering dan anda bisa mengoleskan plamir untuk lapisan yang kedua.</li>
<li>Smeentara itu untuk melakukan penghalusan ini maka sebaiknya anda menggunakan amplas .</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Melakukan pendempulan ini memang tidak mudah untuk dilakukan  terlebih bagi anda yang masih belum berpengalaman, maka tips diatas dapat membantu anda untuk bisa melakukannya. Dan yang terpenting dalam melakukan dempul ini adalah menggunakan lem yang benar-benar memiliki kualitas super. Karena penggunaan lem ini akan sangat berpengaruh terhadap kualitas yang nantinya dihasilkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu lem kayu yang digunakan untuk dempul ini bisa anda dapatkan dengan mudah di kami dengan harga yang murah. Sementara itu untuk kualitasnya tidak lagi diragukan. Jika anda ingin memesan maka bisa menghubungi kami secara langsung.</p>
<p style="text-align: justify;">Demikianlah ulasan mengenai <strong>lem kayu untuk dempul</strong>, semoga informasi ini bisa memberikan manfaat untuk anda.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lemkayu.com/artikel/penggunaan-lem-kayu-untuk-dempul/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jenis Lem Kayu Untuk Furniture</title>
		<link>https://lemkayu.com/artikel/jenis-lem-kayu-untuk-furniture/</link>
					<comments>https://lemkayu.com/artikel/jenis-lem-kayu-untuk-furniture/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Posting Artikel]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Nov 2016 04:00:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Jenis Lem Kayu Untuk Furniture]]></category>
		<category><![CDATA[lem kayu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://lemkayu.com/?p=507</guid>

					<description><![CDATA[Jenis Lem Kayu Untuk Furniture – lem kayu merupakan salah satu benda yang sangat diperlukan dalam industri mebel atau furniture. Jenis lem kayu pun sangat banyak. Namun yang dipakai oleh industri mebel hanya jenis tertentu yang lebih banyak memiliki kegunaan. Jenis tersebut seperti Lem Epoxy, Lem Putih atau PVAc, Lem Busa atau Polyurethane serta Lem &#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Jenis Lem Kayu Untuk Furniture</strong> – lem kayu merupakan salah satu benda yang sangat diperlukan dalam industri mebel atau furniture. Jenis lem kayu pun sangat banyak. Namun yang dipakai oleh industri mebel hanya jenis tertentu yang lebih banyak memiliki kegunaan. Jenis tersebut seperti Lem Epoxy, Lem Putih atau PVAc, Lem Busa atau Polyurethane serta Lem Super atau cyanocrylate adhesive.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://lemkayu.com/wp-content/uploads/2016/11/19.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-508 aligncenter" src="http://lemkayu.com/wp-content/uploads/2016/11/19-300x248.jpg" alt="19" width="357" height="295" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Berikut penjelasan tentang berbagai jenis <strong>Lem Kayu Untuk Furniture:</strong></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Lem Epoxy</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Lem Epoxy merupakan jenis lem kayu yang paling banyak dipakai dalam dunia industri mebel. Jenis ini terdiri atas 2 komponen utama yaitu Resin serta Hardener. Sifatnya mengisi permukaan pada komponen yang disambung. Mempunyai tekstur yang keras, sangat kuat, tahan air juga bahan kimia serta tahan temperatur yang tinggi. Dengan sifat tersebut, lem ini amat bagus bagi aplikasi mebel furniture. Meskipun kita perlu berhati-hati dalam mencampur dua komponen supaya tepat serta menjadi adonan sempurna serta harus berhati-hati dalam memperkirakan banyaknya kebutuhan kita dalam mencampur dua komponen tersebut sebab setelah dua komponen tercampur sempurna, maka reaksi pengeringan dimulai. Pengeringan campuran dapat mencapai 100 menit sebelum mengeras sempurna . Bila terlalu banyak membuat campuran, maka akan tidak ekonomis. Kekurangan bahan lem ini adalah mempunyai bekas lem yang cukup terlihat sifat kerasnya yang menjadi bumerang. Sebab permukaan benda yang di lem bergerak atau menyusut sedikit saja, maka lem akan pecah.</p>
<ol style="text-align: justify;" start="2">
<li>Lem Putih atau PVAc</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Jenis lem ini banyak dipakai untuk keperluan indoor furniture ataupun mebel untuk keperluan di dalam ruangan. Untuk penerapan luar ruangan, produk lem putih ini juga sangat bagus, apalagi setelah penambahan hardener yang membuat makin kuat tanpa retak. PVAc dapat dipakai untuk semua material yang memiliki permukaan berpori. Hal ini karena sifat dasarnya yang elastis dan dapat menyesuaikan terhadap perubahan cuaca. Lem ini juga sering dipakai dalam proses pelapisan Veneer, seni Papercraft juga serta campuran plamur tembok. Keunggulan lem ini yaitu tidak adanya jejak bekas lem yang terlihat. Sebab saat lem ini mengering akan berwarna bening. Lem ini juga elastis yang membuat permukaan sambungan yang menyusut atau bergerak tiak akan pecah. Sedangkan kekurangannya, saat pengeringan relatif lama.</p>
<ol style="text-align: justify;" start="3">
<li>Lem Busa atau Polyurethane</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Seperti namanya, le mini diberi nama lem busa karena ketika sudah kering lem ini akan berbentuk seperti busa atau foam. Jenis lem ini memiliki bahan dasar synthetic Polyurethane yang tahan terhadap cuaca. Lem ini dipakai sebagai perekat sambungan Finger Joint serta butt joint. Untuk industri mebel garden atau mebel luar ruangan sangat cocok karena weather reactance serta mengisi rongga kosong pada sambungan. Namun kekurangannya, kekuatan lem ini kurang bila diterapkan pada struktur konstruksi yang utama pada mebel.</p>
<ol style="text-align: justify;" start="4">
<li>Lem Super atau cyanocrylate adhesive</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Lem yang satu ini lebih sering disebut dengan lem alteko. Alteko merupakan merk lem super yang pertama dan sering dipakai leh industry mebel. Lem ini berbentuk cairan yang bening dengan glue line menyesuaikan residu material yang direkatkannya. Umumnya le mini dipakai untuk reparasi kerusakan yang kecil, misalnya retak kecil pada ujung produk. Adanya produk ini dapat menjadi penyelamat ketika finishing produk mebel yang perlu perbaikan dalam waktu yang terbatas. Lem ini dapat mengering dalam hitungan detik saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Demikianlah ulasan tentang beberapa <strong>Jenis Lem Kayu Untuk Furniture. </strong>Semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lemkayu.com/artikel/jenis-lem-kayu-untuk-furniture/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Formula Untuk Membuat Lem Kayu</title>
		<link>https://lemkayu.com/artikel/formula-untuk-membuat-lem-kayu/</link>
					<comments>https://lemkayu.com/artikel/formula-untuk-membuat-lem-kayu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Posting Artikel]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Nov 2016 05:05:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[lem kayu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://lemkayu.com/?p=503</guid>

					<description><![CDATA[Formula Lem Kayu &#8211; Lem merupakan sebuah bahan perekat yang kerap kita pakai ketika melekatkan dua benda supaya dapat menempel. Seperti yang kita ketahui, bila jenis lem sendiri juga sangat beragam, yang umumnya dibedakan berdasarkan jenis bahan benda yang direkatkan. Jenis lem yang cukup sering kita jumpai adalah lem putih, dimana dapat dikatakan lem ini &#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Formula Lem Kayu</strong> &#8211; Lem merupakan sebuah bahan perekat yang kerap kita pakai ketika melekatkan dua benda supaya dapat menempel. Seperti yang kita ketahui, bila jenis lem sendiri juga sangat beragam, yang umumnya dibedakan berdasarkan jenis bahan benda yang direkatkan.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://lemkayu.com/wp-content/uploads/2016/11/18.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-504 aligncenter" src="http://lemkayu.com/wp-content/uploads/2016/11/18-300x169.jpg" alt="18" width="367" height="207" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Jenis lem yang cukup sering kita jumpai adalah lem putih, dimana dapat dikatakan lem ini lebih sering dipakai untuk kayu meskipun juga dapat diterapkan pada benda lainnya seperti kertas dan sebagainya sehingga juga bisa dikatakan serbaguna serta dapat kita temukan ditoko-toko bangunan dengan harga yang cukup murah.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu apa sebenarnya bahan yang dipakai untuk membuat lem putih atau lem kayu ini? Ternyata lem kayu ang berwarna putih ini terbuat dari sebuah bahan yang bernama PolyVynil Acetat. Bahan yang satu ini memang pada dasarnya memiliki sifat adhesive atau perekat.</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah pernah terpikir dibenak Anda bagaimana cara membuta lem kayu ini? Atau bahkan ingin mencoba membuat lem kayu sendiri? Memang bila kita dapat membuat lem kayu sendiri, maka aka lebih memuaskan diri sendiri dan menghemat pengeluaran untuk membeli lem kayu. Atau bahkan bisa juga membuatnya untuk menciptakan produk sendiri dan menjualnya kembali ke pasaran. Oleh karenanya, maka berikut ini akan dipaparkan <strong>Formula Lem Kayu </strong>yang bisa coba Anda terapkan sendiri:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Siapakan semua bahan yang diperlukan yaitu:</li>
</ol>
<ul style="text-align: justify;">
<li>PVAC (Polyvynil Acetat)55 %, solid &#8211; 29,1 %</li>
<li>PVA (Polyvynil Alkohol) &#8211; 3,6 %</li>
<li>Dextrin &#8211; 10,9 %</li>
<li>Resol 65 % &#8211; 25,5 %</li>
<li>Air &#8211; 30,9 %</li>
</ul>
<ol style="text-align: justify;" start="2">
<li>Hal yang perlu dilakukan adalah menyiapkan sebuah wadah lalu campurkan 2 bahan yang telah disipakan sebelumnya, yaitu dextrin serta sebagian air dengan perlahan-lahan.</li>
<li>Lalu panaskan diatas api denagn terus diaduk dengan kayu sampai kira-kira mencapai suhu sekitar 70 derajat Celcius.</li>
<li>Suhu harus benar-benar dijaga dalam suhu reaksi 50 hingga 60 derajat C.</li>
<li>Jika telah mencapai suhu reaksi, tuangkan lagi sebagian dari airnya.</li>
<li>Bila sudah, memasukan bahan Polyvynil Alkohol dengan sedikit demi sedikit sambil diaduk terus. Sebagai catatan, bahan Polyvynil Alkohol ini terbilang sulit untuk larut.</li>
<li>Pastikan semuanya telah tercampur dengan rata, lalu beri sisa airnya kembali.</li>
<li>Terakhir masukkan Resol 65%</li>
<li>Bila sudah, dapat dikemas ke dalam botol plastik ataupun wadah lain yang tertutup. Sebagai tambahan, untuk memakainya umumnya setelah dioleskan serta melekatkan benda, agar dapat kering dengan sempurna memerlukan waktu yang lumayan lama bahkan dapat seharian baru kering dengan sempurna.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Selain cara yang telah disebutkan sebelumnya, ada pula cara pembuatan lem yang memakai bahan yang cenderung lebih alami da lebih gampang untuk didapat. Maka berikut ini bahan dan cara untuk membuat lem kau sendiri:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Siapkan bahan yang diperlukan. Yaitu 250 gr tepung terigu, setengah ember air, serta kapur untuk bangunan.</li>
<li>Campurkanlah tepung terigu dengan air dengan cara sedikit demi sedikit terlebih dahulu sambil diuleni sampai adonan menjadi sangat kental dan kenyal.</li>
<li>Kemudian pisahkanlah zat tepung dengan zat kenyalnya, Caranya yaitu dengan mencelupkan adonan yang telah dibuat kedalam yang telah diberi air, lalu uleni serta pijat-pijat sampai adonan mencapai titik kenyalnya, seperti karet mentah yang sedikit lengket.</li>
<li>Terakhir peras sampai airnya menghilang lalu taburi kapur bangunan bubuk dengan diuleni sampai mencair serta lengket.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Demikianlah ulasan mengenai <strong>Formula Lem Kayu. </strong>Semoga bermanfaat untuk Anda.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lemkayu.com/artikel/formula-untuk-membuat-lem-kayu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
