Cara Mengetahui Kekuatan Lem Kayu Super

Cara Mengetahui Kekuatan Lem Kayu Super

Lem Kayu Super – Lem kayu merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk furniture. Maka diperlukan lem yang tak hanya sekedar kuat, namun juga perlu lem kayu yang super kuat. Lalu bagaimana yang dimaksud dengan cara mengetahui kekuatan lem kayu super kuat ini?

20

Kekuatan dari lem kayu bisa ditentukan dari berbagai macam faktor. Dari fisik, kekuatan lem bisa ditentukan dari ketahanannya saat diberikan gaya ataupun beban dari berbagai arah.

Untuk mengetahui kekuatan lem kayu, perlu dilakukan pengujian kekuatan lem kayu. Maka berikut cara mengetahui kekuatan Lem Kayu Super:

  1. Menguji kekuatan lem kayu super

Pengujian ini amat penting dilakukan dalam menentukan kesiapan produk kayu ketika hendak dipakai di pasaran. Misalkan sebagai bahan konstruksi bangunan.

  1. Menentukan Kualitas Lem

Dalam menentukan kesuksesan perekatan, kita harus mengaplikasikannya dengan hati-hati. Kita tidak dapat menentukan kualitas dari daya rekat lem, hanya dengan ada ataupun tidaknya kerusakan saat lem diberi beban. Lem akan tergolong bagus jika kerusakan karena beban yang diberikan terjadi tidak pada garis pengeleman.

  1. Kekuatan Lem Saat Terkena Bahan Kimia

Kekuatan lem harusnya juga diuji dari ketahanannya saat dihadapkan pada paparan faktor yang sifatnya merusak seperti solvent, air, hingga panas. Paparan air sangat penting diperhatikan sebab banyak produk kayu yang bersentuhan dengan air setiap hari. Tanpa adanya kekuatan lem yang bagus, maka pengeleman akan gagal. Cara mengujinya dapat dilakukan dengan merendam lem dalam air sampai daya ikatnya menghilang.

  1. Lem Kental Tidak Berarti Lebih Baik

Kita sering menganggap bahwa lem yang lebih kental merupakan lem yang lebih baik. Padahal anggapan ini salah. Terkadang kita butuh lem yang encer supaya perlekatan kayu akan lebih kuat. Lem yang encer bisa masuk ke substrat kayu. Saat kayu yang diberikan lapisan lem direkatkan, maka keduanya akan saling mengunci sampai ke dalam substrat kayu.

  1. Hindari Memilih Lem Yang Berwarna Transparan

Ada banyak anggapan bahwa lem yang tidak membekas merupakan lem warna transparan. Hal ini salah besar. Karena film yang dihasilkan lem yang transparan akan bisa memantulkan cahaya dari media didepannya sehingga akan malah berwarna kehitaman. Oleh sebab itu, pilih warna lem solid yang sesuai dengan kebutuhan finishing.

  1. Perhatikan Jenis Kayu yang Ingin di Lem

Mengelem kayu tidak dapat dilakukan dengan asal-asalan. Kelembaban substrat atau Moisture Content kayu menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pengeleman. Namun Moisture Content tiap jenis kayu tidak selalu sama. Jangan sembarangan mengelem kayu jenis yang satu dengan jenis lainnya. Jika dipaksakan maka hasil pengeleman akan rusak dalam waktu yang tak lama.

  1. Kayu Teras serta Gubal

Terkadang perbedaan Moisture Content antara kayu teras dengan gubal juga membuat para pengrajin berhati-hati dalam mengelem dengan tepat serta cocok bagi masing-masing bagian. Namun tidak semua kayu mempunyai perbedaan Moisture Content yang signifikan antara bagian teras dengan gubalnya.

  1. Bedakan Lem Laminasi dengan Konstruksi

Lem untuk proses laminasi jelas berbeda dengan lem untuk konstruksi. Perlu daya sebar, daya rekat, , sampai tipe perlekatan spesifik dalam masing-masing keperluan.

  1. Hindari Memakai Lem Kayu Yang Mengandung Formalin

Pemakaian lem yang berformalin sebenarnya telah banyak dilarang. Di USA, pernah terjadi kasus keracunan karena penggunaan formalin. Jadi, jika masih peduli terhadap kelestarian alam serta kesehatan konsumen, pakailah lem kayu yang bebas formalin.

Demikianlah ulasan mengenai Lem Kayu Super. Semoga informasi ini bermanfaat.

error: Content is protected !!